Farizuko’s Weblog

My Poem

Posted on: October 10, 2008

Lembut Tanpa Cela

ketika cinta merasuk jiwa

semua suara tibatiba menjadi nada

lembut mengalun tanpa cela

ketika cintaku memilih dirimu

sejak itu cinta bagiku

seperti bintang yang setia pada bulan

dekat satu sama lain

tanpa perlu bersuara

karena milikmulah

seluruh keindahan katakata

Kepada Kekasih

kekasih, redup matamu

menyisakan tanya

kemana aku pergi

aku ingin menceritakan padamu

aku pergi ke tempat dimana

tak satu halpun benci tak berbagi

dimana setiap kata menyakitkan

hingga setiap langit tak berwarna tanpa harapan

aku mencoba untuk pulang

tapi aku tersesat

dan selama aku tersesat

aku bertemu denganmu

dan aku tak punya keberanian untuk

menyadari bahwa aku sudah dirumah

seorang sahabatku mengatakan

kita semua memiliki rumah

dan sekarang aku tahu itu benar

kuharap kau membaca surat ini

dan jika kau mau

kau tahu bahwa pada akhirnya

disanalah aku berada

kasih, aku sudah menemukan rumahku

aku sudah menemukanmu

kuharap kau bisa

segera menemukan rumahmu

dan datanglah secepat kau mampu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Fariz Budi Gumelar

October 2008
M T W T F S S
     
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
%d bloggers like this: